Malam ke lima kembali tergolek diatas dipan yang sama dengan nya tak ada yang berbeda seperti malam malam kemarin yang ada hanya hening,sepi,dan hanya suara dengkurannya yang memecah sunyi.
Dia sibuk dengan dengkurannya dan aku sibuk dengan mata yang terbelalak besar melotot kearah langit langit kamar.
Lima malam tanpa tidur? Ntah apa yang berada dikepala ku ini akhir akhir ini sering berbicara sendiri,menangis histeris sampai marah marah tak jelas,jika sudah buntu otak pun semakin tak berfungsi lalu jari mulai mengotak atik kontak diponsel mencari cari siapa tahu ada nomer ponsel tuhan disana,aku ingin berbicara pada tuhan bertanya padanya apa yang sebenarnya dia rencanakan dibalik pertemuanku dengan sosok lelaki ini? Entah apa yang tuhan sudah siapkan untukku setelah ini? Ntah apa alasan tuhan mempertemukan ku dengan lelaki ini sampai kami menyatu dalam takdir? Oh tuhan inikah skenario indah yang kau ciptakan untukku.? Jari pun mulai keriting sedari tadi mencari cari nomer ponsel tuhan tapi ternyata memang tidak ada sama sekali.lalu untuk tahu jawaban jawaban dari semua pertanyaanku ini bagaimana?....oh tuhan..
Mungkin aku sudah mulai gila.
Kamis, 26 Maret 2015
Rabu, 25 Maret 2015
malam ini
Dingin.gerimis pun mulai membasahi bumi,angin mulai menyapu lembut pipiku seolah dia tau arti gelisah ku malam ini.
Hening..kuamati sekitar tak ada yang bergeming.
Semua masa lalu sedang berada dipelupuk mataku..yaaa semuanya termasuk luka yang belum kering ini.dan lagi heningnya malam ini terpecah oleh air mataku.aku menangis sejadi jadinya.keraguan kembali menjalar keseluruh urat syaraf ku.aku bimbang.
Seketika aku tersentak oleh dengkuran seseorang yang sudah 10thn ini hidup denganku.kupandangi kuamati lebih teliti aku memelas perih batinku berbicara pada tubuhnya yg terlelap pulas
''Inikah yang kau sebut cinta,membiarkanku terpuruk dan tak sekalipun kau mengulurkan tanganmu untukku padahal sebab kuterpuruk adalah kau,àku sakit aku jatuh aku lelah.luka yang kau goreskan terlalu dalam,pernahkah kau mencoba untuk menyembuhkannya? Inikah yang kau sebut masa depan? Masa yang buatku ini adalah perjalanan paling pahit yang pernah kurasa..
Aku masih dengan sepi ini.hening yang menjadi teman setia akhir2 ini.gemercik hujan semakin terdengar riuh memecah hening angin kembali membelai rambutku membujuk ku tuk terlelap.memberi tahu ku bahwa esok hari masih panjang,dan waktu akan terus berjalan.
Hening..kuamati sekitar tak ada yang bergeming.
Semua masa lalu sedang berada dipelupuk mataku..yaaa semuanya termasuk luka yang belum kering ini.dan lagi heningnya malam ini terpecah oleh air mataku.aku menangis sejadi jadinya.keraguan kembali menjalar keseluruh urat syaraf ku.aku bimbang.
Seketika aku tersentak oleh dengkuran seseorang yang sudah 10thn ini hidup denganku.kupandangi kuamati lebih teliti aku memelas perih batinku berbicara pada tubuhnya yg terlelap pulas
''Inikah yang kau sebut cinta,membiarkanku terpuruk dan tak sekalipun kau mengulurkan tanganmu untukku padahal sebab kuterpuruk adalah kau,àku sakit aku jatuh aku lelah.luka yang kau goreskan terlalu dalam,pernahkah kau mencoba untuk menyembuhkannya? Inikah yang kau sebut masa depan? Masa yang buatku ini adalah perjalanan paling pahit yang pernah kurasa..
Aku masih dengan sepi ini.hening yang menjadi teman setia akhir2 ini.gemercik hujan semakin terdengar riuh memecah hening angin kembali membelai rambutku membujuk ku tuk terlelap.memberi tahu ku bahwa esok hari masih panjang,dan waktu akan terus berjalan.
Senin, 23 Maret 2015
mencintaimu sekali lagi
Ini lebih sulit dibanding dengan sepuluh tahun yang lalu..ketika hatiku masih diisi oleh seseorang dengan terpaksa kuharus mencabutnya kemudian membiarkanmu menggantikan posisinya disana.
Bila saat itu ''kuharus mencintaimu'' namun kali ini ''kuharus mencintaimu kembali''.
Pintu hatiku memang sudah tertutup tapi kali ini aku membiarkan mu tuk mengetuknya kembali.aku tahu kau saat ini sedang bersusah payah menerobosnya.tapi aku juga sudah terlanjur kehilangan rasa untukmu.
Susah payah aku menata hati,melupakan yang sudah sudah mengubur luka ku dalam dalam membuang kenangan pahit yang baru saja kau ciptakan sejauh mungkin.aku mati matian menelusuri hatiku dan meyakinkannya bahwa aku harus mencintaimu kembali. Semoga kau berhasil menyentuh hatiku membuatnya menemukan rasa kembali untukmu.
Bila saat itu ''kuharus mencintaimu'' namun kali ini ''kuharus mencintaimu kembali''.
Pintu hatiku memang sudah tertutup tapi kali ini aku membiarkan mu tuk mengetuknya kembali.aku tahu kau saat ini sedang bersusah payah menerobosnya.tapi aku juga sudah terlanjur kehilangan rasa untukmu.
Susah payah aku menata hati,melupakan yang sudah sudah mengubur luka ku dalam dalam membuang kenangan pahit yang baru saja kau ciptakan sejauh mungkin.aku mati matian menelusuri hatiku dan meyakinkannya bahwa aku harus mencintaimu kembali. Semoga kau berhasil menyentuh hatiku membuatnya menemukan rasa kembali untukmu.
Jumat, 20 Maret 2015
pulang
Nyaris malam ini mata tak terpejam sedetik pun.hanya memandang langit langit kamar dengan benak kosong,sesekali melihat 2 makhluk adam disebelahku siapa lagi klo bukan bocah kecil yang menyibukkan ku 8bln terakhir ini dan seonggok tubuh pria yang tidur amat pulas.kuamati tiap jengkal tubuhnya bila dilihat dengan kasat mata tak ada yang berubah memang tapi bila aku melihatnya dengan nuraniku tubuh itu sungguh lain seakan tubuh itu tubuh yang tak pernah ku kenal.
Kulirik jam sudah 2.30,mata masih terbelalak.hati belum stabil,semantara besok aku akan pulang membawa keyakinan yang masih kuragukan ini.membawa secuil harapan yang sempat jatuh kejurang terjal kemarin.sulit sekali rasanya memahami kondisi ini.berhenti disini atau memilih untuk kembali merajut asa dengannya,menumbuhkan cinta menciptakan kasih menyatupadukan asa ini.
Malam berganti dini hari,masih dengan benak kosong.pagi segera menyambut siang,aku akan pulang dengannya, paasti pulang menuju rumah yang kutinggalkan beberapa waktu lalu,tempat dimana aku seharusnya berada.artinya aku memilih tuk kembali melanjutkan perjalanan ini walau dengan setengah hati.
Lirih,sayup sayup kudengar adzan subuh aku harus bersujud padanya.
''Ya raab kuserahkan pilihan ini padamu kutitipkan harapan dan keyakinan ini padamu.tuntun aku ya rabb agar tak pernah salah memilih jalan ini.ulurkan tanganmu ya raab tiap aku kehilangan arah,topang aku bila ku lelah,rangkul aku dalam sujud sujud malamku''amiinn
Kulirik jam sudah 2.30,mata masih terbelalak.hati belum stabil,semantara besok aku akan pulang membawa keyakinan yang masih kuragukan ini.membawa secuil harapan yang sempat jatuh kejurang terjal kemarin.sulit sekali rasanya memahami kondisi ini.berhenti disini atau memilih untuk kembali merajut asa dengannya,menumbuhkan cinta menciptakan kasih menyatupadukan asa ini.
Malam berganti dini hari,masih dengan benak kosong.pagi segera menyambut siang,aku akan pulang dengannya, paasti pulang menuju rumah yang kutinggalkan beberapa waktu lalu,tempat dimana aku seharusnya berada.artinya aku memilih tuk kembali melanjutkan perjalanan ini walau dengan setengah hati.
Lirih,sayup sayup kudengar adzan subuh aku harus bersujud padanya.
''Ya raab kuserahkan pilihan ini padamu kutitipkan harapan dan keyakinan ini padamu.tuntun aku ya rabb agar tak pernah salah memilih jalan ini.ulurkan tanganmu ya raab tiap aku kehilangan arah,topang aku bila ku lelah,rangkul aku dalam sujud sujud malamku''amiinn
Rabu, 18 Maret 2015
surat kecil tentang rindu
Surat kecil untukmu..aku berharap esok pagi ada merpati putih yang siap mengantar surat kecil ini untukmu
Dear kamu
Aku sudah lama menanti disini aku juga sudah bertanya kebeberapa teman nomer ponselmu jawaban nya sama tak ada yang tahu satu pun..aku sudah lama menantimu menantimu menjemputku sekarang kemarilah sekarang ini kesempatan kita bertemu dan memulai sesuatu yang baru jangan biarkan aku menunggumu terlalu lama lagi
aku sudah tidak sabar duduk disebelahmu melihatmu mencium jemariku menyematkan bunga melati putih ketelingaku seperti saat kita duduk dibangku taman sekolah kita dulu
Aku juga sudah rindu membaca sms mesra yang kau kirim ditiap pagi ku juga sudah merindukan bunga bunga yang kau kirim setiap hari minggu padahal siangnya kita selalu bertemu
Dan ada satu yang tak pernah terlupa kecupan hangat yang kau singgahkan dikeningku hangat sekali menentramkan kala hatiku gelisah membawa damai memberi rasa nyaman..
Kemarilah...aku menunggumu jemput aku bawa aku jauh dari rasa gelisah ini sebelum seseorang menjemputku lebih dulu bila seseorang itu datang lebih dulu darimu aku tak akan mampu tuk menolak walau sebenarnya aku ingin kamu..karena kamu tak pernah memberiku kepastian apapun
Cepatlah
Sebelum waktu ini berhenti..
Dear kamu
Aku sudah lama menanti disini aku juga sudah bertanya kebeberapa teman nomer ponselmu jawaban nya sama tak ada yang tahu satu pun..aku sudah lama menantimu menantimu menjemputku sekarang kemarilah sekarang ini kesempatan kita bertemu dan memulai sesuatu yang baru jangan biarkan aku menunggumu terlalu lama lagi
aku sudah tidak sabar duduk disebelahmu melihatmu mencium jemariku menyematkan bunga melati putih ketelingaku seperti saat kita duduk dibangku taman sekolah kita dulu
Aku juga sudah rindu membaca sms mesra yang kau kirim ditiap pagi ku juga sudah merindukan bunga bunga yang kau kirim setiap hari minggu padahal siangnya kita selalu bertemu
Dan ada satu yang tak pernah terlupa kecupan hangat yang kau singgahkan dikeningku hangat sekali menentramkan kala hatiku gelisah membawa damai memberi rasa nyaman..
Kemarilah...aku menunggumu jemput aku bawa aku jauh dari rasa gelisah ini sebelum seseorang menjemputku lebih dulu bila seseorang itu datang lebih dulu darimu aku tak akan mampu tuk menolak walau sebenarnya aku ingin kamu..karena kamu tak pernah memberiku kepastian apapun
Cepatlah
Sebelum waktu ini berhenti..
Selasa, 17 Maret 2015
berharap
Tiap kali aku menginjakkan kakiku ditanah ini aku selalu saja mendengar cerita tentangmu.cerita yg itu lagi itu lagi dan itu lagi.padahal jika aku harus mendengar cerita tentangmu aku berharap itu adalah cerita indah yang membuat aku tersenyum lega mendengarnya.aku ingin sekali bertemu denganmu menjelaskan tentang kepergianku 10tahun lalu..
*hingga detik ini namamu masih disini masih melekat erat tak ada satu lelaki pun yang mampu mencabutnya dr hatiku dikejauhan ini aku masih menantimu memanggilku menggenggam tanganku hingga memelukku..masih ada cinta yang kusembunyikan untukmu dan pemilik hatiku pun masih kamu.kelak kita akan dipertemukan kembali dengan kondisi yang berbeda tapi pasti masih dengan cinta yang sama bila tidak bertemu disini mungkin disana ditempat yang hanya kita berdua yang tahu bertemu melanjutkan cerita yang mungkin tertunda
Percayalah kita akan bertemu esok disana
jangan lelah untuk menungguku aku ada untukmu dan aku takkn mengulangi kesalahanku untuk meninggalkanmu aku akan datang untukmu..dan untukmu
*hingga detik ini namamu masih disini masih melekat erat tak ada satu lelaki pun yang mampu mencabutnya dr hatiku dikejauhan ini aku masih menantimu memanggilku menggenggam tanganku hingga memelukku..masih ada cinta yang kusembunyikan untukmu dan pemilik hatiku pun masih kamu.kelak kita akan dipertemukan kembali dengan kondisi yang berbeda tapi pasti masih dengan cinta yang sama bila tidak bertemu disini mungkin disana ditempat yang hanya kita berdua yang tahu bertemu melanjutkan cerita yang mungkin tertunda
Percayalah kita akan bertemu esok disana
jangan lelah untuk menungguku aku ada untukmu dan aku takkn mengulangi kesalahanku untuk meninggalkanmu aku akan datang untukmu..dan untukmu
Senin, 02 Maret 2015
yakin...
Beruntung kepulanganku kali ini membawa aku pada kedamaian.damai untuk diriku sendiri..dalam damai aku kembali merajut asa.melukiskan lg semua hal baik tentang kita.walau sebelumnya aku sudah mantap tuk mengakhiri semua ini.pergi meninggalkanmu dengn sisa sisa pengharapan yang ku punya.
Namun aku kembali berbalik arah sambil terus mencari obat penawar untuk hatiku yang sudah terlanjur kau lukai.aku mengobati luka itu sendiri.dengan bekal yang ku punya aku meyakinkan diriku untuk pulang dengan mu dan membangun puing puing impian yang telah kau hancurkan kemarin.dengan cucuran peluh aku mengutipnya satu per satu dengan keras aku melawan rasa ragu..aku harus yakin puing puing ini akan kembali berdiri kokoh seperti sebelumnya.
Sisa sisa pengharapan ini sejatinya akan membantu reruntuhan impianku menjadi satu aku yakin dia akan kembali tumbuh dengan warna warni indah yang kian mewangi..tak lama lagi luka ini akan berlalu semangat kembali menyatu rasa yang telah mati pun kan kembali beradu..harapan dan impian ini segera berlabuh
Aku yakin itu.
Namun aku kembali berbalik arah sambil terus mencari obat penawar untuk hatiku yang sudah terlanjur kau lukai.aku mengobati luka itu sendiri.dengan bekal yang ku punya aku meyakinkan diriku untuk pulang dengan mu dan membangun puing puing impian yang telah kau hancurkan kemarin.dengan cucuran peluh aku mengutipnya satu per satu dengan keras aku melawan rasa ragu..aku harus yakin puing puing ini akan kembali berdiri kokoh seperti sebelumnya.
Sisa sisa pengharapan ini sejatinya akan membantu reruntuhan impianku menjadi satu aku yakin dia akan kembali tumbuh dengan warna warni indah yang kian mewangi..tak lama lagi luka ini akan berlalu semangat kembali menyatu rasa yang telah mati pun kan kembali beradu..harapan dan impian ini segera berlabuh
Aku yakin itu.
Langganan:
Komentar (Atom)