Senin, 23 Februari 2015

walau sudah tak ada cinta

Selamanya aku akan seperti ini.
Menghabiskan sisa hidupku untuk hidupmu.menjadi pendamping setiamu
Merawatmu menjagamu dan mengurusi segala keperluanmu
Tiap pagi kau saat kau terjaga matahari sudah meninggi mencurahkan sinarnya handuk tebal yang biasa kau pakai sehabis mandi sudah bertengger diatas dipan kita agar kau tak perlu repot mencarinya setelah itu kau menuju meja makan sudah ada kopi white hangat yg siap untuk kau seduh ada nasigoreng yang rasanya biasa saja dengan telur dadar kesukaanmu
Bila akan berangkat bekerja dimeja tempat kau biasa membaca koran sudah ada topi yang biasa kau pakai sepatu boat yang sudah mengkilat setelah kemarin dibalut lumpur..tas ransel yang kubeli saat ulangtahunmu pun sudah siap tuk disandang..begitulah tiap pagi sebelum kau brangkat mengurusi perkebunan yang sering kau katakan untuk masa depan anak2,masa depan kita
Bila malam aku tak pernah tidur sebelum matamu yang terpejam duluan..selalu siap ketika jam 12 teng kau minta ditemani duduk depan tv menonton club bola jagoanmu tentu saja sudah membuat kan teh hangat dan cemilan alakadarnya..atau terbangun karena aku mendengar kau meringis kesakitan ketika sakit gigi menyerangmu tangĂ nku pun tak pernah bergeser dari pipimu dan dengan lembut mengoleskan balsem hingga kau tertidur pulas..
Ketika subuh menjelang  dingin pun menyerang aku yang dengan lembut memeluk hangat tubuhmu.
SelamĂ nya kau akan menemukanku dengan semua ini.
Selamanya aku akan begini dan mungkin hanya ajal yang akan menghentikannya
Seterusnya akan seperti ini dan kau tak akan pernah tahu bahwa aku sudah mulai tidak mencintaimu lagi..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar